Makesta di Pesantren Ibrahim Hamdani dusun Manteng, desa Kalitapen, Tapen, Bondowoso |
Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Bondowoso, Mohammad Abdul Rizal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah jenjang awal kaderisasi yang harus ditempuh.
Ia juga mengatakan, selain pengkaderan organisasi, bergabungnya generasi muda kedalam Banom NU yang satu itu merupakan upaya menguatkan Ideologi ke-NU-an ditengah masyarakat melalui generasi muda.
Baca juga :
- Wujudkan Kader Cinta, PAC IPNU-IPPNU Grujugan Gelar Makesta
- Peduli Bencana IPNU-IPPNU Cabang Bondowoso Galang Donasi
- Kiprah Pergerakanku
- Kopi Rindu untuk PMII
"Bergabung dengan IPNU-IPPNU untuk mengembangkan skil organisasi sekaligus menguatkan ideologi di tengah-tengah masyarakat," kata Rizal saat sambutan diacara Makesta.
Rizal menambahkan, kedepannya IPNU-IPPNU harus lebih gencar untuk membentuk kepengurusan di sekolah ataupun di pesantren dengan tujuan menanamkan nilai-nilai ke-NU-an.
"Organisasi pelajar ini nantinya juga harus membentuk kepengurusan di pesantren untuk menanamkan nilai-nilai NU, karena pesantren dan NU tidak adalah satu kesatuan," paparnya.
Sementara itu Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) kecamatan Tapen, Ustad Hadari menginginkan IPNU-IPPNU mampu menjalin kerja sama dengan Banom NU lainnya yang ada di kecamatan Tapen.
"IPNU-IPPNU harus bekerja sama dengan banom-banom yang lain, agar mudah untuk melebarkan sayap, baik di pesantren, sekolah dan lain sebagainya," pungkasnya.
Pantauan wartanu.com, kegiatan Makesta yang dilaksanakan oleh PAC IPNU-IPPNU kecamatan Tapen itu, mampu mengikut sertakan 37 peserta dari kecamatan Wonosari, Sumber Wringin, Taman Krocok, Sukosari,dan Klabang.(*)
Kontributor : Rizal
Editor : Gufron